Free Ebook

Pilihan Investasi: Antara Emas dan Properti (2)

Sekarang kita coba bahas keunggulan investasi property dibandingkan dengan Emas.

Ini adalah artikel lanjutan mengenai perbandingan investasi antara emas dan properti. Anda bisa baca artikel sebelumnya disini: Pilihan Investasi: Antara Emas dan Properti (1)

1. Emas tidak bisa berkembang setiap bulan seperti properti lewat sewa properti.

Yang artinya sulit untuk mempercantik saldo rekening bank anda melalui emas. Ini yang dinilai kurang ‘greng’ kalau kita memilih emas.

Kecuali anda terbiasa bermain XAU (sektornya emas dan perak di forex), tapi hati-hati dengan SPEKULASI yang tidak jauh dengan RIBA (nanti kita kupas tuntas mengenai spekulasi,mengenai riba) dan tidak semua orang cucok dengan resiko tinggi.

Property memang menyenangkan, terlebih bila lokasi..lokasi..lokasi, dan lokasinya strategis. Income bisa masuk ke rekening hanya dengan duduk manis dirumah, bermain sama anak (maklum ibu-ibu semua, termasuk tulisan pasti tidak jauh dari kata anak), main game (seperti hobby suami kalau lagi liburan di rumah), sambil ngeteh, ngopy atau aktivitas santai lainnya.

Bila pengelola siap di lokasi dan pembayaran sewa dilakukan via transfer, rekening terlihat indah setiap bulan. Dan rata-rata tingkat pendapatan dari sewa properti adalah 5%/tahun.

Tingkat pendapatan 5%/tahun ini belum ditambah dengan tingkat kenaikan harga properti tersebut per tahun, yang tentu saja persentasenya bervariasi.

Tanah yang langka, semakin memicu kenaikan harganya setiap tahun. Perkembangan rencana kota, pertumbuhan penduduk dan tarif dasar listrik merupakan beberapa faktor yang juga ikut menyumbang kenaikan harga.

Perkembangan infratruktur seperti jalan tol tentu saja mempermudah akses untuk kenyamanan berkendara menuju lokasi kerja atau lokasi belanja/hiburan/pusat keramaian kota.

Selain itu, perkembangan penduduk jelas akan memicu kebutuhan tempat hunian baru yang lebih luas. Bagaimana dengan tarif dasar listrik? Produksi tulangan baja untuk konstruksi, semen, kayu hasil olahan yang merupakan beberapa komponen material untuk perumahan akan mengalami kenaikan harga, bahkan paku sepanjang dua centimeter bisa naik harganya karena naiknya tarif dasar listrik.

2. Mengenai percepatan kenaikan harga, yang sering saya amati (dan info dari rekan di bidang property) kenaikan harga properti dalam jangka pendek justru mengalahkan kenaikan harga emas (walaupun hal ini tergantung beberapa faktor seperti lokasi, jenis properti dan tingkat inflasi).

Tetapi dalam jangka panjang kenaikan emas dapat mengalahkan kenaikan harga properti. Ini salah satu kelebihan emas (lLoh..kelebihan emas lagi niy), walaupun sekali lagi tergantung banyak faktor.

Seperti contohnya saat saya ngobrol dengan salah satu nasabah OutletDinar, saat itu tahun 2006 membeli rumah, harga rumahnya setara dengan nilai 2,1 kg emas. Dan sekarang, saat nilai rumah yang dibelinya 6 tahun lalu bisa diperoleh dengan harga setara dengan 1,8 kg emas.

Ini sedikit sharing dari saya, keunggulan dan kelemahan dari masing masing dua pilihan investasi ini.

Dari tulisan ini bukan berarti investasi properti lebih jelek dari emas, hanya kekuatan finansial dan kebutuhan prioritas yang akan menentukan ‘jalan’ mana yang akan kita pilih dan lalui lebih dulu.

Masing-masing (emas dan properti) akan saling mendukung kekuatan finansial. Seperti banyak perencana keuangan bilang…jangan taruh semua telur di satu keranjang, dan masukan telur ke dalam keranjang yang betul betul anda kenali.

Selamat berinvestasi, mari kita lawan inflasi! :)

About Indriani Widyasari

Assalaamu'alaykum, saya Indriani Widyasari, biasa dipanggil Iin. Bunda dari Syafi dan Danis. Saat ini saya dipercaya sebagai agen perwakilan OutletDinar untuk wilayah Tangerang, Bintaro, Serpong, dsk. Jika Anda ingin memulai investasi emas, silahkan hubungi saya melalui 0877 7150 4710. Thanks :)

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>